Home » Fasting and Nutritional Benefits

Fasting and Nutritional Benefits

Tentu #Eatizen sudah sering mendengar kalau berpuasa itu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, apakah #Eatizen sudah benar-benar tahu dan memahami apa saja sih manfaat berpuasa dan apa yang dialami tubuh kita saat sedang menjalani puasa?

Untuk bisa mengetahui secara langsung apa saja manfaat puasa pada kesehatan tubuh, Foodsustainesia menggelar webinar yang dilakukan secara online khusus untuk membahas manfaat puasa dan apa saja nutrisi terbaik yang dibutuhkan tubuh selama berpuasa.

Pada acara yang dilakukan pada Sabtu, 2 April 2022, Food Sustainesia mengundang 2 pembicara yang merupakan praktisi di bidang gizi, yaitu Dwikani Oklita Anggiruling, S.Gz, M.Si, seorang dosen gizi dan fasilitator komunitas Sahabat Gizi, serta Titik Kurniawati seorang health educator dari perusahaan produsen F&B, Nutrifood. Dwikani membawakan materi yang diberi judul Fasting and Nutritional Benefits, kemudian dilengkapi oleh Titik yang mempresentasikan cara-cara berpuasa dengan lebih berkesadaran atau yang bisa disebut juga Mindful Fasting.

Secara kasat mata, kita seringnya melihat orang berpuasa tampak lebih lemas daripada biasanya, kan? Namun ternyata, meskipun puasa membuat seseorang terlihat lebih lemas, namun saat berpuasa di dalam tubuh seseorang yang menjalaninya sedang mengalami proses perbaikan secara menyeluruh. Wah, menarik, ya? Berikut ini ringkasan penjelasan dari Dwikani tentang manfaat berpuasa.

Fisik Lebih Sehat, Mental Lebih Kuat

Dwikani menjelaskan bahwa saat berpuasa tubuh manusia mengalami beberapa proses perbaikan kualitas metabolisme sehingga menjadikan tubuh lebih sehat. “Saat berpuasa, tubuh dengan sendirinya melakukan pemecahan cadangan glukosa dan lemak untuk mengantisipasi lapar. Selain itu, saat berpuasa pun tubuh mengalami proses yang dinamakan autofagi, yaitu pembongkaran bagian sel-sel yang sudah rusak dan melakukan regenerasi sel baru. Sehingga metabolisme tubuh menjadi ter-reset ulang. Itu dia manfaat utama puasa pada kesehatan tubuh,” papar Dwikani.

Tak hanya fisik, berpuasa juga berdampak baik bagi kesehatan mental seseorang, lho.

“Berdasarkan hasil sebuah studi, berpuasa khususnya yang dijalankan dengan niat keagamaan, bukan hanya “ritual” tidak makan dan minum, tahan lapar dan haus, tapi juga terapi untuk kesehatan mental. Karena aturan saat berpuasa juga diperintah untuk mengendalikan hawa nafsu dan emosi. Secara psikologis, kesehatan jiwa jadi terlatih. Efeknya dapat mengurangi depresi, gangguan kecemasan dan perasaan stres,” jelas Dwikani.

Mindful Fasting

Pernah dengan apa itu mindful fasting? Jika diharafiahkan, mindful fasting berarti berpuasa dengan berkesadaran. Bagaimana maksudnya?

“Mindful fasting singkatnya adalah puasa secara sadar. Sadar sepenuhnya apa niatnya, sadar apa saja yang dilakukan dan rasakan selama puasa, sadar apa saja yang dikonsumsi ketika berbuka dan juga sahur, sadar untuk menikmati nikmatnya momen-momen berbuka puasa seperti apa,” jelas Titik Kurniawati di awal pengenalan peserta webinar dengan metode mindful fasting.

Titik menerangkan, bahwa bila puasa yang dijalankan secara mindful, maka kita juga akan lebih mindful saat makan. “Dan mindful saat makan ini banyak banget manfaatnya bagi kesehatan. Ketika mindful, seseorang akan makan secara lebih perlahan, ia bisa merasakan setiap kunyahan di mulutnya, merasakan tekstur makanannya, dan menikmati apa saja rasa yang ada pada makanannya. Karena sudah mindful, makan dan minum menjadi lebih bisa terukur,” papar Titik.

Nah, kalau kamu sering makan sampai merasa sangat kenyang dan bahkan begah, perlu nih coba metode mindful eating ini. “Kalau makan tidak mindful, seringnya akan kalap, sampai  perut begah. Perut begah itu memicu resiko masalah pada lambung,” pungkas Titik.
Seru banget ya pembahasannya, kamu juga bisa lho ikut event talkshow atau acara seru lainnya, jadi bisa bertanya langsung sama ahlinya. Pantau terus apa event seru berikutnya di Instagram kami ya #Eatizen!

Category
Publish Date
SHARE ARTIKEL INI
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Interested to be our partner?

Artikel Terkait

6 pembicara bertujuan untuk mengedukasi urban millennials mengenai isu ketahanan pangan dan mengajak mereka agar lebih mindful dan mulai melakukan aksi dengan memilih pilihan yang paling tepat untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar kita
Festival keberlanjutan pangan pertama oleh Eathink untuk mengajak konsumen memilih makanan yang lebih sehat, lokal, dan ramah lingkungan di Hari Pangan Sedunia.
Mindful Session ini bertujuan untuk mengedukasi urban millennials tentang manfaat nutrisi dibalik puasa dan cara memilih makanan agar tetap bugar selama bulan Ramadhan.
Scroll to Top